WISATA
Savana Propok Rinjani Terbakar: Pendaki Diimbau Waspada Gunakan Api
Diterbitkan pada 04 Jun 2026 • 2 Menit Baca
Savana Propok Rinjani Terbakar:
Pendaki Diimbau Waspada dan Bijak
Gunakan Api
LOMBOK, Kabar duka
kembali menyelimuti kawasan Taman Nasional
Gunung Rinjani. Pada tanggal 2 Juni 2026, wilayah
Savana Propok dilaporkan mengalami insiden
kebakaran lahan permukaan yang cukup luas. Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi seluruh
pecinta alam untuk lebih menjaga kelestarian
lingkungan saat melakukan aktivitas pendakian. Kronologi Kejadian Kebakaran
Berdasarkan data resmi dari pihak Balai Taman
Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) dan laporan
Badan Nasional Penanggulangan Bencana
(BNPB), berikut adalah runtutan peristiwa
kebakaran lahan tersebut:
Selasa, 2 Juni 2026 (Pukul 11.00 WITA)- Titik
Api Terdeteksi: Kebakaran pertama kali
terdeteksi oleh sistem pemantauan lapangan di
kawasan Savana Propok 2, Resort Aikmel,
Lombok Timur. Api mula-mula muncul pada
koordinat 50 446438 E dan 9067279 S. Selasa, 2 Juni 2026 (Siang Hari)- Api
Meluas: Memasuki musim kemarau, embusan
angin yang kencang dipadukan dengan
hamparan rumput dan vegetasi yang mulai
mengering membuat kobaran api meluas
dengan sangat cepat hingga melahap kawasan
Savana Propok 1. Selasa, 2 Juni 2026 (Pukul 13.00 - 19.00
WITA)- Respons Awal: Kelompok Pengelola
Savana Propok langsung menerjunkan 15
personel ke lokasi kejadian. Meskipun
pemadaman intensif dilakukan menggunakan
peralatan seadanya hingga malam hari, api
belum berhasil dikendalikan sepenuhnya akibat
keterbatasan logistik dan medan dataran tinggi
yang sulit. Kobaran api merah bahkan sempat
terlihat jelas oleh warga dari kejauhan. Rabu, 3 Juni 2026 (Pagi Hari)- Pengerahan
Tim Gabungan: Sebanyak 42 personel
gabungan diterjunkan ke lokasi. Tim terdiri dari
petugas BTNGR, Manggala Agni (Balai
Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah
Jabalnusra), TNI, Polri, Masyarakat Peduli Api
(MPA), Masyarakat Mitra Polhut (MMP), serta
pengelola setempat. Tim melakukan
pemadaman maraton dan membuat sekat
bakar untuk memutus perambatan api. Rabu, 3 Juni 2026 (Pukul 12.40 WITA)-
Padam Total: Setelah pengecekan visual
menyeluruh dan proses mop up (pendinginan
bara tersisa), tim gabungan memastikan tidak
ada lagi titik api aktif. Kebakaran dinyatakan
resmi padam total. Dampak Kerusakan: Hasil pemantauan akhir
mencatat total luas area yang terdampak
kebakaran permukaan ini mencapai sekitar
98,28 hektare. Beruntung, dipastikan tidak ada
korban jiwa dalam insiden ini. Imbauan Penting untuk Para Pendaki
Menanggapi situasi ini, pihak berwenang
mengeluarkan instruksi tegas bagi seluruh
pendaki yang berada di kawasan Gunung Rinjani
maupun yang baru merencanakan pendakian. Keamanan alam adalah tanggung jawab bersama. Berikut adalah beberapa hal krusial yang wajib
dipatuhi oleh para pendaki:
Bijak Menggunakan Api: Gunakan alat
memasak (seperti kompor portable) dengan
sangat hati-hati dan hanya di area yang aman. Dilarang Buang Puntung Rokok: Jangan
pernah membuang puntung rokok
sembarangan dalam kondisi masih menyala. Satu percikan kecil bisa memicu kebakaran
besar di lahan kering.
Rekomendasi Terbatas
Tingkatkan Keahlian Coding-mu
Tingkatkan Keahlian Coding-mu
Bersama Mentor Ahli!
Dapatkan diskon 50% untuk pendaftar minggu ini.